Kamis, 04 Oktober 2012

Bilakah Wanita Jatuh “Cinta”






  penulis. Alfi Arni Makhtaf

Ketika Allah meletakkan cinta, dalam hati sepasang insan yang hendak Dia sandingkan. Maka seakan Dia tengah menanam benih, berproses, perlahan, di mulai dari sesuatu yang sederhana, mungkin sekedar anda menjawab salam sambil tersenyum.  Cinta adalah hadiah kehidupan. Mungkin kau tidak menginginkannya, namun sesuatu yang misterius mendekatkan dan menguatkan.  Dan Ketika cinta di letakkan di dalam hati seorang hamba, kitab catatan membentangkan "kertas" putih...menjadi hina atau muliakan kisah yang akan tertulis disana..Kerinduan,harapan,birahi,cemburu...semuanya Allah padukan untuk menguji hati. Dirimu adalah cara kau mencintai.  dan akan lebih sederhana jika cinta itu tumbuh dalam bingkai pernikahan, ia akan mudah dirajut kemana hasrat cinta itu membawa.  Tetapi jika cinta itu datang umpama hujan disiang hari, tentulah dibutuhkan kehati-hatian mewaspadai hasrat hati, dikuatkan kepada ketakwaan_namun tetaplah mensyukuri cinta itu dan mewaspadai bumbu-bumbunya yaitu perkataan yang keindahannya tak ubahnya fatamorgana.....sedangkan keindahan yang sebenarnya tersembunyi dalam hati, terpancar dalam prilaku tak sadar, yang sering kali luput dirasa karena hanyut dalam rayuan perkataan.  dan seorang wanita yang lalai hatinya dari mengingat Allah, akan terus dilamun hembusan syatan yang meniup bukhul, menyamarkan realita, mengubah yang buruk dan merusak menjadi sebentuk simpul cinta yang mengikat kuat sampai kedasar hati. 

Maukah Aku beritakan kepadamu,kepada siapa setan-setan itu turun?,merekq turun kepada setiap pendusta yang banyak dosa.QS.26:221-222

Dan ketika cinta sepasang insan di pautkan, maka berhadapanlah Antara hak dan syariat. Antara kebenaran dan kebijakan, antara ke inginan dan kehati-hatian. Antara cinta pribadi dan persatuan bersama. Semuanya berkumpul jadi satu,manilai dan mempertanyakan. Demikianlah Sepasang hati sedang di dudukan, di atas timbangan. Kitab catatan di buka. Peringatan di turunkan, Para saksi di safkan. Bersama waktu yangg tidak akan dapat di ulang.
Betapapun indahnya cinta ia menyuguhkan intrik yang menguji semua sisi terintim dalam hati, tentang keimanan, ketakwaan, keikhlasan dan keberanian menghadapi gejolak hati sendiri.

Seorang penyair berkata "Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, cinta memelukmu dekaplah dia walau pedang di sela sela sayapnya melukaimu" Khalill Gibran_____benarkah harus demikian apa bila seorang muslimah mencintai? Bukankah Allah Maha pengasih dan maha penyayang, maha lembut dan maha menyukai keindahan....jadi engakau wanita, yang Allah ciptakan dengan keindahan dan cintaNya haruskah membenamkan diri dalam sakit, dosa dan kelalian demi sebuah cinta.  Lantas bagaimana apabila wanita jatuh cinta?

wanita, mencintailah dengan setulus hati....namun jangan sampai mengabaikan perlindungan diri. mencintailah tapi jangan lupa mencintai diri. sulit jika mencintai sudah mendahului...tapi tetaplah berusaha....perlahan dan pasti....semoga Allah melindungi sebagimana engkau berkehendak ingin dilindungi Allah.

wanita, anda punya ketajaman mata hati dan rasa untuk menilai siapa yg mencintai dengan tulus. namun jika mencintai sudah mendahului....maka jadi tumpullah tabeat hati...maka mohonlah perlindungan dan berusahalah untuk mengkhususkan hati....semoga Allah meneguhkan hati sebagaimana kepada Allah engkau lebih mengharap dicintai.

wanita, saat dimana engkau paling lemah adalah saat engkau cinta dan cemburu....maka mendekatlah kepada Allah sebagaimana Dia dekat, karena Dialah yang menguasai hati....selama engkau mengkuasakan (berserah) kepada kekuasaanNya, bukan kepada nafsu kewanitaanmu.

wanita, perlahanlah mendidik diri sendiri. jangan terlalu membelenggu diri jangan pula memurahkan diri hingga hilang merasa memiliki diri.

wanita, disaat engkau dilamun bimbang hati....teruslah berpegang pada tali illahi.....Allah tidak akan membebani hati diluar kesanggupan diri, tinggal engkau berkehendak berbesar hati menempuh ujian illahi atau menghanyutkan diri.

Jangan dustakan diri ketika cinta, jangan pula hanyutkan diri dari dosa yang merayu perlahan...senantiasa mawas diri dan hati-hati dalam perkataan rayuann yang sendu mendayu,


wanita-ku, pandai-pandai jaga hati...jika hati sudah terlanjur terpikat akan sulit mengakali....belum tentu bisa jaga diri, belum tentu....sidia mampu melindungi.......jagaaaa hati.  

Sungguh,orang-orang yang karena takut Tuhanya,mereka sangat berhati-hati.QS.23:57 

wanitaku, jika cinta telah bertemu hati, atau niat dan keadaan diri telah cukup untuk menerima pendamping hati, segerakanlah menikah..... cinta lebih baik dibingkai dalam pernikahan. karena cinta diluar pernikahan,....laksana menantang angin topan dan badai....setiap saat boleh jadi akan menghalau kita ketempat maksiat...nikah itu ibadah, ibadah, ibadah....jangan takut....krn didalamnya ada jaminan Allah.

wanitaku, pria terhormat...akan tahu bagaimana cara mendekat dan memuliakan. tapi jika hati dibiarkan terus terjerat dan terpikat....akan tidak bisa membedakan, sudah demikian sifat fitrah hati wanita, sulit melepaskan diri jiga sudah terlanjur cinta.
wanita, jangan menuntut dihargai....akan sangat meletihkan.....belajarlah menguatkan iman dan takwa agar mampu menghargai diri dan mengekspresikan jika diri berharga......

Seandainya cinta itu mengecewakan, berserahlah kepada yang Maha memnguasai segala sumber cinta, Allah yang menebar benih cinta di hati setiap orang untuk menguji, menyaring penyakit hati, bawalah luka itu kehadapanNya, pasrahkan hati....jangan ingkari sakitnya, marahnya....kenali saja rasa dan sifatnya....perlahan perbaiki....perlahan bawa kepada tuntunan illahi.

"Segala sesuatu yang Anda lihat berakar pada dunia gaib Bentuk dapat berubah, namun intinya tetap sama Setiap pemandangan yang indah akan lenyap,.. Setiap kata manis akan memudar, tapi jangan berkecil hati, Sumber mereka datang dari yang  Kekal ( disimpan pada hati dari yang Maha menguasai hati_pen), tumbuh, bercabang, memberikan kehidupan baru dan sukacita baru Mengapa kamu menangis? sumber ada di dalam dirimu dan seluruh dunia ini adalah bermunculan dari itu.. "- Mevlana Rumi

Dan sungguh Kami mengetahui bahwa dadamu jadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan.Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhnmu dan jadilah engkau diantara orang yang sujud. QS. al Hijr (15): 97: 98

Dari seluruh cinta.....kepada siapapun engkau cinta....jaga hatiii...cari cinta sejati, cari cinta yang melindungi, cari cinta karena ilahi. dia, adalah dirimu dihadapan Allah. baiklah.....maka untukmu kebaikan... berhati-hatilah menyentuh hati seseorang. bersikaplah teguh dan bertanggung jawab. demikian juga, berhati-hatilah membuka hati untuk seseorang. pandailah menjaga hati. agar ke khusukan beribadah tetap teguh. Dan Doa, adalah pengikat cinta dalam hati....ikatlah dan tawakallah kepada yang Maha mengabulkan Do’a

Kehidupan tdk selalu dapat di ikuti oleh rencana manusia. Sesekali datang hujan di tengah terik matahari.dan Allah punya kejutan dair waktu sepertiga malam. Fokus kepada hasil, membuat lalai dari menikmati proses. Padahal proses adalah hidangan ilmu dan pembelajaran. Perlahan, sabar .  Karena terkadang, proses dari kehendak Allah itu sperti bola yang di lemparkan ketimur agar terpental dan mengarah kebarat. Dia mengetahui segal yang tersembunyi. Boleh jadi cintamu saat ini adalah media yang akan mementalkanmu kearah yang lebih baik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar